Peminatan Rekayasa Sistem

Peminatan Rekayasa Sistem didalam program studi S2 teknik industri merupakan peminatan yang berbasis kepada profesi rekayasa sistem yang tergabung didalam INCOSE (International Council on Systems Engineering) sehingga secara internasional telah diterima sebagai peminatan bahkan telah menjadi program studi mandiri di beberapa negara. Selain itu secara metodologi rekayasa sistem telah dikembangkan menjadi salah satu standard dunia, yaitu ISO/IEC 15288.

Rekayasa Sistem atau Systems Engineering didefinisikan sebagaian interdisciplinary approach and means to enable the realization of successful systems. (INCOSE)

Dalam penterjemahan definisi ini ada 3 konsep kunci yang mengemuka dalam rekayasa sistem, yaitu berpikir sistem, siklus hidup sistem dan interdisiplin. Ketiganya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Berpikir sistem adalah pola berpikir melalui pencarian jawaban dari serangkaian pertanyaan untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh terhadap ciri-ciri sistem dari permasalahan yang dihadapi. Berpikir sistem membutuhkan kemampuan untuk melihat struktur umpan balik kausal dari berbagai komponen dari sistem yang dianalisa sehingga dapat membangun, memodifikasi dan mengingkatkan kualitas dari struktur mental (model mental) untuk meresponds permasalahan tersebut, dengan cara penghentian proses otomatis dari proses berpikir lalu bertanya secara terstruktur dan aktif mendengarkan jawaban dari pertanyaan tersebut melalui proses yang interaktif dan iterative.
  • Konsep siklus hidup sistem merupakan cara untuk memandang sistem tidak pada ruang waktu yang sempit namun secara menyeluruh mempertimbangkan proses desain, pengembangan, produksi, operasi hingga pensiun dari sebuah sistem. Ada banyak variasi dalam membagi siklus hidup sistem, namun dalam standar ISO ISO/IEC 15288, disebutkan siklus hidup sistem terbadi menjadi 6 tingkat: Konsep, Pengembangan, Produksi, Penggunaan, Dukungan dan Pembuangan/Penyimpanan
  • Konsep interdisiplin adalah wajar dalam rekayasa sistem, karena setiap sistem yangakan diwujudkan dalam rekayasa sistem adalah unik dan membutuhkan berbagai disiplin ilmu yang berbeda-beda. Namun terlepas dari perbedaan kebutuhan dari satu perwujudan sistem dengan yang lainnya, kebutuhan multi disiplin dalam rekayasa sistem menjadi penting. INCOSE dan ISO mendefinisikan kebutuhan disiplin dalam rekayasa sistem dapat dibagi berbagai proses yang harus dilakukan didalam rekayasa sistem.

Peminatan ini dibuka di Program Magister Teknik Industri, mempertimbangkan bahwa perkembangan pesat ekonomi Indonesia telah pula menciptakan kebutuhan untuk menerapkan pola dan cara sistem dalam memecahkan berbagai problem yang  semakin kompleks. Pola pendekatan berbasis kepada 3 ciri yang dijabarkan sebelumnya, yang berfokus kepada pola berpikir sistem,  siklus hidup dan interdisiplin. Peminatan ini akan menunjukkan keunikan dari Universitas Indonesia secara nasional, karena peminatan seperti ini belum ada di Indonesia.

Siapa yang bisa masuk ke peminatan ini? Bagi anda yang memilik tanggung jawab untuk mengelola sistem yang kompleks atau memberikan solusi cerdas sistematis terhadap sebuah permasalahan kompleks. Hal in termasuk bagi anda yang memiliki jabatan sebagai product manager, project director, R&D manager, engineering manager, systems engineer, capability developer, business analyst, systems analyst, system architect, enterprise architect, software systems engineer, software engineer, design engineer, hardware engineer, project engineer, industrial engineer, and other engineering or business job titles.

Bagi keilmuan teknik industri sendiri, pengembangan ini merupakan pola yang diadopsi di Amerika Serikat sehingga beberapa Program Studi Teknik Industri telah mengubah namanya sebagai Program Studi Teknik Sistem dan Industri, seperti di Georgia Institute of Technology, yang dianggap sebagai program stuti TI no 1 di Amerika. Pengembangan peminatan rekayasa sistem dalam teknik industri merupakan sebuah pola pengembangan yang memperluas obyek keilmuan dengan mempertimbangkan aspek interkonektivitas secara sistem. Obyek keilmuan teknik industri sebagian besar adalah berupa produk, proses atau pabrik, namun ternyata ada kebutuhan untuk memperluas seluruh obyek ini untuk dipangan sebagai sebuah sistem terintegrasi.

Peminatan ini dimotori oleh Laboratorium Rekayasa Pemodelan dan Simulasi Sistem.

Mata Kuliah Wajib Peminatan:

  1. Keputusan dan Resiko dalam Rekayasa Sistem
  2. Analisa Berbasis-Sistem
  3. Manajemen Rekayasa Sistem
  4. Pemodelan dan Analisa Kinerja Sistem

Mata Kuliah Pilihan Peminatan:

  • Perancangan Konseptual Sistem
  • Dukungan dan Logistik untuk Rekayasa Sistem
  • Teori Permainan
  • Pemodelan Kebijakan Teknologi dengan Sistem Dinamis